SourcesSumber data
Everything the engine runs on comes from the team's own survey, plus OpenStreetMap for the drawing.Semua yang dipakai mesin berasal dari survei tim sendiri, ditambah OpenStreetMap untuk gambarnya.
- RoutesRute
- 64 ways to get from Universitas Indonesia to Blok M, surveyed by the team and written down stop by stop with the service used for every hop. Routes the team later set aside are not used.64 cara berangkat dari Universitas Indonesia ke Blok M, disurvei tim dan dicatat pemberhentian demi pemberhentian beserta layanan yang dipakai di setiap segmen. Rute yang kemudian dikesampingkan tim tidak dipakai.
- FaresTarif
- What the team actually paid on each trip, recorded in the field. A journey on this site that matches a surveyed route shows that recorded total and its per-leg prices as they were paid. A journey the engine assembles from parts of different routes is priced the way those trips show fares behave: a TransJakarta BRT corridor boarded after another BRT corridor inside the same halte is free, boarding after a train, after a walk on the street, or after a non-BRT service pays the flat Rp 3,500 again, and KRL is one tap from first boarding to last alighting at the official Commuter Line fare.Tarif yang benar-benar dibayar tim pada setiap perjalanan, dicatat di lapangan. Perjalanan di situs ini yang sama dengan rute survei menampilkan total tercatat itu beserta harga per segmennya sebagaimana dibayar. Perjalanan yang dirangkai mesin dari bagian rute yang berbeda dihargai sesuai pola tarif pada perjalanan-perjalanan itu: koridor BRT TransJakarta yang dinaiki setelah koridor BRT lain di halte yang sama gratis, naik setelah kereta, setelah berjalan di jalan raya, atau setelah layanan non-BRT membayar lagi Rp 3.500, dan KRL dihitung satu tap dari naik pertama sampai turun terakhir dengan tarif resmi Commuter Line.
- Travel times and distancesWaktu tempuh dan jarak
- Minutes and metres for every hop, taken for a weekday late morning outside peak traffic; a rush-hour trip will take longer. Train legs on the KRL use the project's frozen Google Maps estimates, bus, MRT and LRT legs use the team's measurements, and a recorded time far off the estimate for the same hop is replaced by it. Walking transfers count as 3 minutes, and five minutes are added per change of mode during the search.Menit dan meter untuk setiap segmen, diambil untuk hari kerja menjelang siang di luar jam sibuk; perjalanan pada jam padat akan lebih lama. Segmen kereta KRL memakai estimasi Google Maps proyek yang dibekukan, segmen bus, MRT, dan LRT memakai pengukuran tim, dan waktu tercatat yang jauh menyimpang dari estimasi untuk segmen yang sama digantikan oleh estimasi itu. Transfer jalan kaki dihitung 3 menit, dan lima menit ditambahkan setiap ganti moda saat pencarian.
- Station positions and line geometryPosisi stasiun dan geometri jalur
- OpenStreetMap, via Nominatim and Overpass. Each line is traced along the railway or the busway and major-road network between consecutive stops, computed offline and shipped as one JSON file.OpenStreetMap, melalui Nominatim dan Overpass. Setiap jalur ditelusuri mengikuti rel atau jaringan busway dan jalan utama di antara pemberhentian berurutan, dihitung offline dan dikirim sebagai satu berkas JSON.
- SchematicSkematik
- Hand-laid on a grid in the idiom of the FDTJ Jakarta public transportation integration map, with corridor colours approximated from it. Walking transfers such as Semanggi to Bendungan Hilir and CSW to Kejaksaan Agung remain separate graph edges.Disusun manual pada kisi dengan gaya peta integrasi transportasi umum Jakarta dari FDTJ, dengan pendekatan warna koridor. Transfer jalan kaki seperti Semanggi ke Bendungan Hilir dan CSW ke Kejaksaan Agung tetap menjadi busur graf yang terpisah.